Showing posts with label Sastra. Show all posts
Showing posts with label Sastra. Show all posts

Monday, February 20, 2012

Festival Membaca dan Menulis 2012


Dalam rangka milad Forum Lingkar Pena (FLP) yang ke-15, FLP mengadakan lomba-lomba sebagai berikut:

LOMBA FOTO AKU GILA BUKU
Ekspresikan dirimu bersama koleksi buku-bukumu, segila, senarsis, dan sekeren-kerennya!
Syaratnya:
  1. Peserta lomba terbuka untuk umum
  2. Pose foto harus memperlihatkan buku-buku FLP
  3. Kamera yang digunakan boleh DSLR, kamera poket, maupun kamera ponsel
  4. Peserta hanya boleh mengirimkan 1 (satu) foto
  5. Foto dikirim melalui email: flp.pusat@gmail.com dengan ukuran maksimal 500 kb dan beri Subject: LOMBA FOTO AKU GILA BUKU
  6. Panitia akan mengunggah foto di Twitter @flpoke dan Group Facebook Forum Lingkar Pena.
  7. Waktu pelaksanaan mulai 25 Januari sampai dengan 19 Februari 2011
  8. Foto dengan “Like” terbanyak di Facebook akan dinobatkan sebagai “Foto Favorit”
  9. Pemilihan Foto Favorit akan ditutup pada 22 Februari 2011

Hadiah:
  • Foto Terbaik akan mendapat: Kamera poket + Paket buku dari penerbit, total hadiah senilai Rp1.500.000,-
  • Foto Favorit akan mendapat: Handphone + Paket buku dari penerbit, total hadiah senilai Rp1.000.000,-

LOMBA RESENSI BUKU
Persyaratan:
a. Lomba terbuka untuk umum.
b. Resensi ditulis sepanjang 1000-1500 kata, dengan memilih buku-buku berikut:
  1. Catatan Cinta dari Mekkah (Awy’ Ameer Qolawun, Jendela, 2012)
  2. Cinta Sang Penjaga Telaga (Azzura Dayana, Pro-U, 2009)
  3. Cintaku di Negeri Jackie Chan (Ida Raihan, Jendela, 2012)
  4. Goes to Pesantren (M. Dzanuryadi, LPPH, 2011)
  5. Happy Working Mom (Aprilina Prastari, Gramedia, 2012)
  6. Jatuh dari Cinta (Benny Arnas, Grafindo, 2011)
  7. Lampuki (Arafat Nur, Serambi, 2011)
  8. Livor Mortis (Deasylawati, Indiva, 2011)
  9. Memoirs of Stientje (MD Aminuddin, Mybook, 2011)
  10. Mengapung Bersama Nil (Arif Friyadi, LPPH, 2009)
  11. Musim Gugur Terakhir di Manhattan (Julie Nava, LPPH, 2011)
  12. Perempuan Bawang dan Lelaki Kayu (Ragdi F Daye, LPPH, 2010)
  13. Rindu Rumpun Ilalang (Nailiya Nikmah, KSI Banjarmasin, 2010)
  14. Sakura (Nova Ayu Maulita, LPPH, 2010)
  15. Suami Sempurna (Nurul F Huda, LPPH, 2012)

c. Resensi belum pernah dipublikasikan.
d. Resensi dikirim melalui email ke flp.pusat@gmail.com, dengan subjek “Lomba Resensi Milad FLP ke-15”. Juga ditulis di note akun Facebook peserta dan menandai (men-tag) minimal 15 akun kawan.
e. Peserta boleh mengirimkan lebih dari satu judul naskah.
f. Naskah ditunggu paling lambat 17 Februari 2012.

Hadiah:
  • Resensi terbaik pertama akan mendapat: Smartphone + Paket buku dari penerbit, total hadiah senilai Rp2.000.000,-
  • Resensi terbaik kedua akan mendapat: Handphone + Paket buku dari penerbit + Suvenir, total hadiah senilai Rp1.500.000,-

LOMBA BLOG
  1. Peserta terbuka untuk umum
  2. Blog harus milik pribadi peserta dan memuat hal-hal yang berhubungan dengan dunia membaca, tulis menulis, serta tentang FLP
  3. Publikasi tulisan boleh dari arsip lama yang kemudian dimuat ulang di halaman awal blog
  4. Kirim URL blog ke email: flp.pusat@gmail.com dan beri Subject: LOMBA BLOG, juga ke Twitter dengan mention @flpoke dan hastag #FestivalMembacadanMenulis2012.
  5. Ditunggu paling lambat 19 Februari 2012.

Hadiah:
  • Blog terbaik pertama akan mendapat: Smartphone + Paket buku dari penerbit, total hadiah senilai Rp2.000.000,-
  • Blog terbaik kedua akan mendapat: Handphone + Paket buku dari penerbit, total hadiah senilai Rp1.500.000,-

LOMBA ESAI “AKU DAN FLP”
Persyaratan:
  1. Peserta untuk anggota FLP
  2. Panjang esai 1.000-2.000 kata
  3. Esai dikirim ke email: flp.pusat@gmail.com, serta dipublikasikan melalui blog pribadi atau note akun Facebook peserta, dengan men-tag 20 orang kawan. Link note di Facebook dilampirkan pada naskah asli yang dikirim melalui email. Panitia akan memuat link note peserta melalui Twitter.
  4. Peserta hanya boleh mengirim 1 (satu) esai
  5. Naskah ditunggu maksimal 17 Februari 2012.

Hadiah:
  • Esai terbaik pertama akan mendapat: Notebook + Paket buku dari penerbit, total hadiah senilai Rp3.000.000,-
  • Esai terbaik kedua akan mendapat: Kamera poket + Paket buku dari penerbit, total hadiah senilai Rp1.500.000,-

LOMBA MUSIKALISASI PUISI FLP
Persyaratan:
  1. Peserta perorangan atau kelompok dengan menggunakan alat musik apa saja
  2. Puisi yang dimusikalisasikan adalah puisi-puisi yang sudah pernah diterbitkan atau dipublikasikan oleh penulisnya
  3. Peserta merekam musikalisasi puisinya dan diunggah ke Youtube.com. Durasi rekaman maksimal 15 menit
  4. Copy-paste URL Youtube musikalisasi puisi ke akun Facebook dan Twitter peserta. Untuk Facebook, peserta men-tag minimal 20 teman, untuk Twitter mention @flpoke dan hashtag #FestivalMembacadanMenulis2012
  5. Upload ditunggu sampai 19 Februari 2012
  6. Peserta hanya boleh mengirimkan 1 (satu) video

Hadiah:
  • Video terbaik pertama akan mendapat: Uang tunai Rp1.500.000,- + Paket buku dari penerbit
  • Video terbaik kedua akan mendapat: Uang tunai Rp1.000.000,- + Paket buku dari penerbit

Read More ..

Wednesday, February 16, 2011

-Jika Aku Menjadi Masyarakat Desa- KKN Desa Simpang, Kec. Wanayasa, Kab. Purwakarta






JIKA AKU MENJADI MASYARAKAT DESA

By: Wianti Aisyah

Saat ini aku berkuliah di sebuah universitas negeri di Jatinangor, Padjadjaran tepatnya. Jatinangor merupakan suatu wilayah di Sumedang yang terletak dua puluh satu kilometer dari kota Bandung. Jatinangor dahulu dapat dibilang sebuah daerah yang masih belum modern. Namun, sampai detik ini, terjadi suatu globalisasi karena berdirinya Universitas Padjadjaran di sana sehingga pola hidup masyarakat di sana sudah lebih maju dengan banyaknya fasilitas yang tersedia. Sudah hampir empat tahun berkuliah, aku tinggal di Jatinangor. Sekarang aku sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di sebuah desa di Kabupaten Purwakarta, tepatnya desa Simpang.

Tujuan dari KKN ini adalah ingin belajar bersama masyarakat dan dapat menjadi seorang masyarakat desa. Aku yang identik dengan seorang mahasiswa berkuliah di kampus yang kurang bermasyarakat dengan lingkungan sekitar. Pola hidup kampus yang sudah terbiasa praktis dan modern, serta ingin instan. Hal tersebut yang menjadikan suatu tantangan bagi aku ketika merasakan kehidupan yang berbeda dengan biasanya, yaitu kuliah kerja nyata di desa.

Desa adalah sekelompok dan kesatuan rumah atau kampung di luar kota; disebut juga masyarakat kecil yang anggota-anggotanya hidup bersama di suatu lokasi tertentu, terikat dalam kesatuan komunitas, meliputi norma, budaya, sistem nilai, yang ditaati bersama. Pada umumnya masyarakat desa memiliki sejumlah karakteristik terkait dengan etika dan budaya, dan bersifat umum. Jika aku menjadi masyarakat desa ada beberapa hal yang ingin aku berikan dan dapatkan dari masyarakat desa.

Saat ini aku mengambil jurusan Farmasi. Ada sesuatu yang aku pikirkan, ilmu yang aku tuntut sekarang selama kurang lebih empat tahun kuliah akan digunakan untuk apa kelak setelah aku lulus? Jawabannya simple, yaitu dengan mengamalkan ilmu yang kita punya bagi keluarga, agama dan bangsa ini. Pertanyaan di sini, dalam bentuk apa pengamalannya dan bagaimana realisasinya? Jawabannya dalam bentuk apapun selama kita bisa bermanfaat bagi orang banyak, yang dipenting di sini dilandasi rasa ikhlas dan mendapat ridho dari Allah. Sama masalahnya seperti apa yang aku sedang jalani sekarang pada KKN di desa. Jika aku menjadi masyarakat desa, aku ingin sekali bisa mengaplikasikan ilmu yang telah aku dapat di bangku kuliah. Pengaplikasian ilmu dapat berbagai macam cara, aku ingin berbaur dengan masyarakat mengenai kehidupannya sehari-hari, meliputi adat istiadat, budaya, maupun kegiatan di desa.

Sudah hampir satu bulan aku tinggal di desa Simpang, di sebuah rumah warga yang terbilang hampir sama dengan rumahku. Aku merasa senang tinggal bersama masyarakat Simpang. Kegiatan yang kami lakukan di sini meliputi, mengajar siswa/i MI Daarul Khoer, membantu pelaksanaan Posyandu, mengikuti pengajian di rumah warga sekitar, memberikan penyuluhan kesehatan mengenai penyakit Flek Paru-paru, diare dan demam berdarah, memberikan motivasi kepada siswa/i MI tentang meraih mimpi, serta menyelenggarakan pertandingan Volli dengan peserta warga desa Simpang.

Jika aku menjadi masyarakat desa, aku ingin sharing mengenai masalah kesehatan yang sering ditemui masyarkat. Aku ingin berbagi ilmu dengan mereka. Dengan begitu, ada suatu rasa bahagia karena aku bisa memberikan informasi mengenai kesehatan agar masyarkat bisa melakukan tindakan, misalnya pencegahan terhadap suatu penyakit.

Jika aku menjadi masyarakat desa aku ingin belajar bersama mereka akan arti hidup sebenarnya. Mata pencaharian masyarakat desa bermacam-macam, namun kebanyakan bekerja sebagai petani. Aku ingin mendalami seluk beluk kehidupan masyarakat sehingga aku dapat mengetahui bahwa nilai tambah seorang masyarakat desa terletak pada rasa syukur mereka terhadap apa yang mereka punya selama ini. Mereka terlihat bahagia dengan kehidupannya, meski aku hanya bisa tersenyum melihat kehidupanku yang berbeda dengan mereka.

Jika aku menjadi masyarakat desa, aku ingin sekali bisa membuat lapangan pekerjaan untuk warga agar mereka memiliki mata pencaharian yang dapat memenuhi kebutuhannya. Aku ingin agar hadirnya aku dapat memberikan secercah harapan kepada masyarkat desa. Aku ingin bermanfaat untuk semuanya. Terima kasih kepada warga masyarkat desa Simpang yang telah memberikan kesempatan padaku untuk dapat merasakan hidup di desa.....

Read More ..

Saturday, April 10, 2010

POTRET MUHAMMAD SAW DALAM BINGKAI SASTRA

POTRET MUHAMMAD SAW DALAM BINGKAI SASTRA

Bedah Novel “Muhammad Lelaki Penggenggam Hujan”

dan Open Recruitment Forum Lingkar Pena Jatinangor

Alhamdulillah pada hari Sabtu 10 April 2010 dari pukul 08.00-12.30 WIB, Forum Lingkar Pena Jatinangor mengadakan acara Bedah novel dan Open Recruitment Anggota FLP bertempat di Aula Gedung PSBJ (Pusat Studi Bahasa Jepang) Fakultas Sastra Universitas Padjadjaran Jatinangor.

Pada acara Open recruitment kali ini, kami mengangkat tema “Potret Muhammad Saw. dalam Bingkai Sastra”. Muhammad Saw. adalah seorang rasul yang diutus oleh Allah swt. untuk menyebarkan agama Islam. Melalui pengorbanan beliaulah, umat muslim akhir zaman dapat menikmati iman Islam. Untuk itu, seyogianya kita sebagai umat Nabi Muhammad Saw. mengetahui sejarah hidup beliau. Dengan mengetahui sejarah nabi, umat Islam akan lebih mudah mengikuti dan mengerjakan sunnah Rasulullah Saw.

Sejarah Nabi itulah yang terdapat dalam novel fenomenal “Muhammad Lelaki Penggenggam Hujan” karya Tasaro G.K. Novel tersebut menawarkan gaya baru penulisan shirah nabawiyah yang bersifat naratif-interpretatif. Sebuah sejarah nabi yang dikemas dengan balutan fiksi yang menggugah kecintaan kita kepada Rasulullah saw. Novel ini memperlihatkan bagaimana kaum jahiliyah menemukan Muhammad, bagaimana mereka bernegosiasi dengan kenyataan bahwa Nabi yang dijanjikan tidak berasal dari kaum mereka, dari agama mereka, tapi membawa sebuah agama baru: Islam. Novel ini akan membuka cakrawala dan perspektif baru tentang sosok Muhammad. Ia akan membawa pembaca berselancar mengarungi kisah hidup seorang Rasulullah Saw. yang mulia.

Dengan membedah novel tersebut, kami berharap dapat turut berkontribusi menyebarkan dakwah yang diemban oleh Rassulullah Saw. dan bersama-sama mengenang perjuangan Nabi Muhammad dalam menegakkan agama Islam di dunia.

Acara inti dari kegiatan ini adalah bedah novel fenomenal Muhammad Lelaki Penggenggam Hujan (Bentang Pustaka, 2010) karya Tasaro G.K. oleh pembicara M. Irfan Hidayatullah, M.Hum. Tasaro G.K. adalah nama pena dari Taufik Saptoto Rohadi seorang penulis yang sudah dikenal lewat karya sebelumnya, Galaksi Kinanthi.

Pada acara bedah novel ini, Tasaro GK. akan mengemukakan proses kreatif dari novel tersebut dan dibedah oleh sastrawan M.Irfan Hidayatullah, M. Hum., yang merupakan Dewan Pertimbangan Agung FLP 2009-2014, Mantan Ketua Umum Pengurus Pusat Forum Lingkar Pena 2004-2009, serta dosen Fakultas Sastra Universitas Padjadjaran yang sedang menempuh gelar doktornya, dilanjutkan dengan sharing bersama Rampa Maega yang berasal dari Kalimantan, pembaca nonmuslim pertama novel “Muhammad Lelaki Penggenggam Hujan”, dan penulis essay “Cinta Pengikut Yesus Kepada Muhammad Saw.” Moderator yang memimpin bedah novel, Fatih Beeman, penulis buku “Beginilah Seharusnya Hidup” dan ”Beginilah Seharusnya Cinta”, juga merupakan ketua FLP Jatinangor.

Peserta yang mengikuti acara ini berjumlah 120 orang yang terdiri dari beragam profesi, mulai dari mahasiswa Unpad dan luar Unpad, FLP Bandung, guru dan siswa dari Bandung, ibu-ibu dan bapak-bapak, serta dosen dari Unpad. Semua peserta sangat antusias terhadap acara ini.

Setelah bedah novel disusul dengan pemberian Plakat kepada para pembicara dan moderator, dilanjutkan dengan pengumuman pemenang dan penyerahan hadiah Lomba Cerpen FLP Jatinangor dengan Tema “Aplikasi Kehidupan Rasulullah Dalam Kehidupan Sehari-hari”. Kemudian, pemberian Acara selanjutnya adalah persembahan musikalisasi puisi dari Kapak Ibrahim yang notabene anggotanya berasal dari FLP Bandung. Puisi yang dibawakan bertemakan tentang Rasulullah. Peserta dibuat kagum akan alunan syair-syair dan musik. Setelah itu, dilanjutkan Launching karya anak FLP Jatinangor, yaitu Novel “Cintaku Di Taman Surga-Mu” Karya Revika Rachmaniar dan Buku “Beginilah Seharusnya Cinta” Karya Fatih Beeman.

Setelah Launching karya anak FLP Jatinangor, acara dilanjutkan dengan Muhasabah Cinta kepada Rasulullah yang dibawakan oleh Fatih Beeman. Muhasabah ini berisi pembacaan kalimat-kalimat mengenai kehidupan Rasulullah yang membuat para peserta hayut menangis lirih menapaki kerinduan kepada Sang Rasul, yang selama ini mungkin telah banyak dilupakan oleh kita. Selanjutnya adalah pengarahan Open Recruitment Anggota FLP Jatinangor yang berisi persyaratan yang harus ditempuh calon anggota FLP.

Serangkaian acara FLP Jatinangor alhamdulillah berjalan lancar. Semoga acara ini bisa bermanfaat untuk kita semua khususnya untuk menciptakan virus kerinduan kepada Rasulullah tercinta yang mungkin hampir kita lupakan. Shalat serta salam semoga selalu tercurahkan kepada Baginda Besar Muhammad Saw., para sahabat, keluarga dan umatnya. Salam hangat penuh cinta untukmu Ya Rasulullah... FLP Jatinangor: Menulis, Mengabdi, Mengabadi. (Wianti Aisyah)

Read More ..