YOGYAKARTA - Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta saat ini telah memiliki stasiun referensi global positioning system (GPS) di Kompleks Jurusan Teknik Geodesi.
Stasiun GPS tersebut bisa menentukan posisi teliti objek yang dapat dipantau secara terus-menerus kemudian digunakan untuk kepentingan teknik dan rekayasa teknologi.
Peresmian GPS, Sabtu (27/6/2009) kemarin, dilakukan Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto. Djoko mengatakan, GPS dapat difungsikan pada semua pekerjaan Departemen Pekerjaan Umum, dari pekerjaan yang sederhana hingga paling kompleks.
"Beberapa jenis pekerjaan PU yang memanfaatkan GPS adalah pada manajemen aset yaitu dengan GPS navigasi, sedangkan GPS tipe geodetik lebih sering digunakan dalam pekerjaan pemetaan dan monitoring," ujarnya.
Alat ini dikabarkan dapat mengoreksi data dengan tingkat ketelitian yang cukup tinggi, sampai orde milimeter, sehingga perubahan sekecil apa pun pada struktur bangunan dapat diketahui secara dini.
Ketua Jurusan Teknik Geodesi UGM Subaryono menambahkan, stasiun referensi GPS di atap gedung jurusan teknik geodesi tersebut juga dikenal sebagai continuously operated reference station (CORS) yang bekerja secara terus-menerus selama 24 jam.
"Stasiun yang dibangun atas kerja sama alumni dan jurusan tersebut akan mengeluarkan data koreksi terhadap kesalahan hasil hitungan koordinat yang terjadi akibat beberapa gangguan seperti penerimaan sinyal dari satelit GPS," katanya. Aplikasi CORS tersebut dapat digunakan untuk berbagai kepentingan seperti pemetaan tanah, navigasi pesawat terbang, serta deformasi bangunan besar seperti jembatan atau bendungan.
Sunday, June 28, 2009
Teknik Geodesi UGM Miliki Stasiun GPS
Wow, Mesin Cuci Cuma Butuh Air Secangkir
LONDON - Ketakutan akan bahaya krisis air bersih di masa mendatang mendorong sejumlah ahli teknologi untuk mendesain peralatan rumah tangga yang hemat air. Seperti yang dilakukan oleh para ahli teknologi dari University of Leeds yang mencoba mengembangkan mesin cuci ramah lingkungan.
Para ahli tersebut mengembangkan mesin cuci yang diklaim cuma membutuhkan air secangkir untuk mencuci banyak pakaian. Hebatnya lagi hasil cucian yang dihasilkan oleh mesin cuci tersebut langsung kering seketika dari mesin cuci.
Seperti dilansir Times of India, Selasa (23/6/2009), pengembang inovasi teknologi itu mengatakan, mesin cuci tersebut mampu menghemat penggunaan air hingga 90 persen jika dibandingkan mesin cuci yang ada di pasaran saat ini. Selain itu, mesin cuci tersebut juga diklaim mampu menghemat 30 persen energi.
Cara kerja mesin cuci itu, tak jauh berbeda dengan mesin cuci yang ada, namun, peran air dalam mesin cuci digantikan oleh ratusan bintik serat polimer yang dapat diganti. Sedangkan air yang diperlukan cukup untuk membantu melarutkan detergen dan menghasilkan uap-uap yang diperlukan untuk melunturkan kotoran pada pakaian.
Para ahli teknologi mendapatkan dukungan dari sebuah perusahaan bernama Xeros. Nantinya, Xeros juga akan bekerjasama dengan sebuah perusahaan bernama GreenEarth Cleaning untuk memasarkan mesin cuci hemat air untuk kebutuhan hotel dan perusahaan laundry and dry cleaning.
"Kami berharap setelah tiga puluh tahun mengembangkan teknologi ini, produk inovasinya dapat bermanfaat dan diterima di pasaran," katanya.
Saturday, June 27, 2009
Youfacester: Jaring Sosial Kloning Facebook
Kepopuleran Facebook rupanya menarik minat salah seorang perancang web Indonesia untuk menciptakan situs jejaring sosial serupa Facebook bernama Youfacester.
Konon, penamaan situs Youfacester yang beralamat di www.youfacester.com ini merupakan paduan dari tiga nama situs jejaring sosial populer yaitu Youtube, Facebook, dan Friendster.
Saat ditelusuri okezone, situs bernama Youfacester ini nampak seperti hasil kloning Facebook. Bahkan si pembuatnya memang sengaja memperkenalkan Youfacester sebagai kloning Facebook. Pada sebelah kiri bawah halaman log in tertulis: Youfacester Indonesian, Facebook Clone Layout.
Jika di halaman log ini Facebook terdapat gambar peta dunia, Youfacester menjiplaknya dengan menyertakan gambar peta Inonesia.
Pengunjung situs jiplakan ini pun nampaknya sudah mulai banyak, meski begitu masih sangat jauh jika dibandingkan dengan jumlah pengunjung situs Facebook atau Friendster.
Bentuk tampilannya memang didesain benar-benar mirip Facebook, namun beberapa aplikasi kontennya memang agak berbeda.
Meski diklaim bahwa situs ini merupakan Facebook-nya Indonesia, Youfacester sendiri masih menggunakan bahasa Inggris.
Menurut kabar, pada akhir Juli nanti akan segera hadir Youfacester dengan versi bahasa Indonesia dan beberapa versi bahasa lainnya. Hingga saat ini belum jelas siapa jati diri si pembuat situs kloning Facebook ini.
Mencari Strategi Pembangunan Indonesia Menuju 2020
Den Haag - Para pelajar dan intelektual Indonesia di luar negeri akan berkumpul untuk membahas dan mempersiapkan misi dan strategi bangsa Indonesia menghadapi tantangan dunia 2020.
Kegiatan yang akan digelar di Gedung Museon, Denhaag (3-5/7/2009) berformat simposium internasional itu merupakan kolaborasi bersama Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Belanda dan Aliansi PPI Luar Negeri atau Overseas Indonesian Students Association Alliance (OISAA).
Simposium bertema Visi dan Misi Intelektual Indonesia di Luar Negeri: Strategi Pembangunan Indonesia Menuju 2020, itu menurut rencana akan dibuka oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melalui teleconference.
Siaran pers panitia yang diterima detikcom hari ini (27/6/2009) melalui Sekjen PPI Belanda menyebutkan bahwa hasil yang diharapkan dari simposium ini antara lain memberikan rekomendasi bagi permasalahan yang dihadapi bangsa Indonesia di berbagai sektor.
Selain itu juga diharapkan akan terbentuk organisasi yang menghubungkan seluruh intelektual muda Indonesia di luar negeri untuk aktif bersama-sama memberikan kontribusi untuk bangsa Indonesia, serta terbentuknya database intelektual muda Indonesia di seluruh dunia untuk kemudian dapat bekerja sama dengan pemerintah.
Disebutkan bahwa Dubes RI untuk Kerajaan Belanda, J.E Habibie menyambut baik kegiatan ini. Sebagaimana telah dilakukan dalam dua tahun terakhir, KBRI Den Haag selalu berusaha maksimal untuk menumbuhkembangkan antusiasme dan semangat pelajar Indonesia di luar negeri untuk terus berkarya demi bangsa dan negara.
“Semangat itulah yang mendorong mereka untuk bersama-sama berjuang dengan para pemuda dan pelajar Indonesia di dalam negeri, saling berkolaborasi, bersatu untuk sebuah masa depan Indonesia yang lebih baik,” demikian Dubes.
Modal Nul Koma Nul
Ketua Panitia Achmad Adhitya mengatakan bahwa ketika ide ini digagas tak ada uang untuk mendukung pelaksanaan kegiatan. Tak ada jaringan untuk menghubungi para ilmuwan, pemerintah dan jaringan kepemudaan. Yang ada hanyalah semangat bahwa hal yang dikerjakan ini diharapkan dapat memberikan sebuah sumbangsih untuk masa depan bangsa.
"Perlahan ide ini disosialisasikan ke beberapa pemuda Indonesia di belahan dunia yang lain. Seperti api kecil yang terus menerus ditumpahi minyak, semangat itu kian berkobar keseluruh penjuru dunia,” papar Adhitya.
Sementara itu Sekjen PPI Belanda Yohanes Widodo, akrab disapa Masboi, menuturkan bahwa sebanyak 30-an PPI di seluruh dunia terlibat dalam proses perencanaan hingga pelaksanaan. Namun ada beberapa perwakilan PPI yang tidak bisa datang ke Den Haag karena kendala visa dan keuangan.
"Untuk pertama kali dalam dua puluh tahun terakhir pelajar Indonesia di luar negeri berkumpul dan menggelar acara simposium internasional bersama," ujar Masboi.
Menurut Masboi, ini sesuatu yang luar biasa. "Rasa banggalah yang kemudian menyadarkan kita semua bahwa di mana pun kita berada, kita bisa dan harus selalu berkarya untuk bangsa,” tandasnya.
Agenda
Pada hari pertama akan ada bincang-bincang dengan Sekretaris Menpora Anis Baswedan PhD, Cut Maghfira, dan Dr. Nasir Tamara. Disusul ceramah umum Reposisi Indonesia di Percaturan Internasional oleh Jubir Kepresidenan Dr. Dino Pati Djalal.
Setelah itu diskusi panel Pemanfaatan Sumber Daya Alam Indonesia dalam Konteks Kerjasama dengan Pihak Asing dengan pembicara HM Rusli Zainal, Agusman Effendi, Henricus Herwin. Disusul panel kedua dengan tema Regenerasi Ilmuwan Muda dan Brain Gain Pemuda Indonesia.
Pada hari kedua akan menampilkan presentasi dan diskusi ilmiah di enam komisi yang dikoordinir oleh PPI UK, PPI Jerman, PPI Singapura, PPI Yaman, PPI Belanda, dan PPI Australia. Agenda hari ketiga adalah Pembentukan Ikatan Ilmuwan Indonesia Internasional (I4)
Tuesday, June 16, 2009
Obat Diabetes Dapat Obati Kanker
OTTAWA - Obat diabetes rupanya bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Lebih dari itu, materi dalam pil diabetes dapat digunakan sebagai vaksin dan pengobatan kanker.
Temuan ini merupakan hasil penelitian ilmuwan Kanada dan Amerika. Dalam penelitian ini, mereka mengujinya pada tikus.
Ketika tikus diberikan obat diabetes bernama metformin, tubuh mereka memperlihatkan peningkatan jumlah sel sistem imun yang bisa mencegah terjadinya infeksi dan sangat bermanfaat dalam vaksinansi. Demikian keterangan yang dikutip dari The Globe and Mail, Jumat (12/6/2009).
"Meski masih tahap awal, namun kami yakin hasil temuan ini memiliki potensi untuk memperbaharui metode terapi kanker dan perlindungan vaksin," kata Yongwon Choi dari University of Pennsylvania.
"Banyak gen yang terlibat dalam penyakit diabetes yang juga memainkan peran dalam perkembangan kanker," kata Russell Jones dari McGill University memperjelas keterangan rekannya.
"Terdapat pula data akurat yang menyatakan bahwa diabetes cenderung berkembang menjadi penyakit kanker tertentu," imbuh Jones.
Dijelaskan oleh Jones, studi ini pada dasarnya mengemukakan metode pengobatan kanker dengan cara merujuk target jalur metabolisme yang sama dengan penyakit diabetes. Dari sini dapat diketahui seberapa baik fungsi sistem imun seseorang.
Para peneliti juga menambahkan, metformin dapat pula digunakan oleh orang yang tidak menderita diabetes untuk meningkatkan respons tubuh terhadap vaksin atau sebagai pengobatan kanker terbaru yang bergantung pada sistem imun.
Sumber: okezone.com
Bagaimana Alkohol Mengubah Kerja Otak Dengan Cepat
WASHINGTON - Demi kepentingan penelitian, delapan orang pria dan tujuh wanita sengaja meminum alkohol untuk kemudian dianalisa dengan menggunakan pemindai tubuh MRI. Uji coba ini dilakukan untuk melihat efek alkohol terhadap cara kerja otak.
Dalam waktu enam menit setelah meminum alkohol yang setara dengan tiga botol bir, terjadi perubahan pada tubuh para partisipan. Kadar alkohol dalam darah mereka meningkat dari 0,05 menjadi 0,06 persen.
Hal ini bisa menyebabkan seseorang tidak dapat menyetir dengan baik. Pasalnya, perubahan ini mengambil alih fungsi pada sel otak. Demikian keterangan yang dikutip dari Live Science, Selasa (16/6/2009).
"Studi kami memperlihatkan bukti penggunaan energi alternatif melalui proses pencernaan alkohol," kata Armin Biller dari Heidelberg University Hospital.
"Otak memanfaatkan hasil dari proses perombakan disamping glukosa sebagai asupan energi," tambahnya.
Konsentrasi zat creatine (metabolisme energi ) yang melindungi sel otak, menurun seiring dengan peningkatan konsentrasi alkohol. Choline, yang merupakan komponen sel membran juga ikut berkurang.
"Hal ini mengindikasikan, alkohol meningkatkan perubahan dalam komposisi sel membar," tandas Biller.
Sumber: http://.okezone.com